Frater di Tepian Pantai

Pasti lain kisahnya kalau pakai fraternya pakai jubah… ckckckck

Seorang frater diam-diam merencanakan liburan di Bali. Celana renang, krim sunblock, sunglasses sudah siap. Sesampai di Bali, ia melepas jubahnya dan dengan pe-de berjemur menikmati pantai.

Seorang wanita cantik mendekat dan menyapa: “Pagi, frater!”

Si frater terkejut bukan main karena ada yang mengenalinya. ia hanya mengangguk sopan dan menjawab singkat: “Pagi juga!” Mungkin kebetulan.

Tak lama kemudian, datang wanita muda lain dengan rambut tergerai dan bikini yang tipis menyapa: “Pagi, frater!”

Begitu seterusnya hingga berulang kali wanita-wanita seperti supermodel menyapanya: ‘frater’.

Akhirnya, si frater tak tahan dan bertanya: “Maaf… saya memang frater dan saya bangga dengan itu. Tetapi, lihatlah… saya hanya memakai celana renang ini dan semua wanita cantik di pantai ini tahu bahwa saya seorang frater… bagaimana mungkin?”

Si wanita berbikini tipis merah menyala itu menjawab: “Lho, frater… tidak kenal saya? Saya suster Angela… dan yang tadi Sr. Konstan, Sr. Amel, Sr. Gio, dll…”

 

&*%$#@)_+… hahahahahahaha.. malaikat terang juga bisa tampil seperti iblis ya… 🙂

3 pemikiran pada “Frater di Tepian Pantai

  1. Ha3x…saya ternyata telat menemukan humor2 yang cerdas ini. Endingnya sungguh mengagetkan dan membuat tertawa. Tetapi kenapa lama tidak diupdate, yak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s