Pengakuan Seorang Putra Altar

Putra altar menghidupi kekudusan dengan cara yang gaul? Sure! 🙂

Seorang putra altar pergi mengaku dosa.

“Bapa, aku telah melakukan dosa berat pada seorang anak perempuan yang cantik…”

Bapa: “Ya ampun, anakku… siapa nama anak perempuan itu?”

“Aku tak bisa mengatakan namanya, Bapa… nanti namanya jadi rusak”

Bapa: “Bapa tak akan membocorkan namanya… Apakah si Rini Monica?”

“Bukan, Bapa…”

“Atau si Devy Angela?”

“Aku tak dapat mengatakannya Bapa…”

“Oh, atau si Petty Farah?”

“Rahasia, Bapa..”

“Atau si Kiara Fatrin?”

“Ah, Bapa… mulutku tetap terkunci…”

Sang pastor mulai kesal dan memberi penitensi:

“Oke, kamu keras kepala ya… Baik, kamu saya hukum 3 bulan tidak boleh melayani sebagai putra altar!”

Sesaat kemudian si putra altar keluar kamar pengakuan dan ditanya temannya: “Apa penitensimu?”

Si bocah pintar itu tersenyum santai:

“Aku dapat jatah liburan 3 bulan dan 4 nama gadis tercantik di paroki ini untuk didekati”

# hahahahaha… cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s