Lima Alasan Terbaik Menjadi Seorang Putra Altar

Banyak yang berkata bahwa menjadi putra altar adalah tugas yang membosankan atau berbahaya (karena akan malu sekali bila salah bergerak di depan ribuan umat) … mungkin ini sebabnya saat ini anggota misdinar yang putri jauh lebih banyak daripada yang putra… πŸ™‚ Hmm, tidak bermaksud diskriminasi gender sih, tetapi dalam Tradisi memang pelayan altar adalah para putra dan ini dimaksudkan juga agar kedekatan dengan altar mendorong mereka untuk mau menjawab panggilan pada imamat suci… πŸ™‚

Nah, buat para putra, mari kita lihat lima alasan terbaik menjadi seorang putra altar… πŸ™‚

1. Jubah – pakaian putra altarmuakan menjadikan kamu kelihatan lebih gagah dan menawan lho πŸ™‚ Tidak percaya Lihat saja Christian Bale dalam balutan jubahnya atau Kwon Sang-woo dalam Love so Divine πŸ™‚

Jubahnya keren kan? Rata-rata pakaian putra altar pasti bermodel macam ini, hanya di Indonesia dibuat dalam dua bagian (atasan dan bawahan) yang terpisah πŸ™‚ tapi tetap cool ya dilihat! πŸ™‚
Para misdinar biasanya langsung mengenakan ‘superpli’ – bagian warna putih di atas jubah hitam mereka… πŸ™‚ berwibawa ya… ini potongan dari drama Korea πŸ™‚


2. Menjadi putra altar membuatmu makin manly! Bayangkan: sebuah organisasi dalam Gereja dengan struktur jelas – mulai dari yang kecil badannya hingga setinggi bambu ada di sana – dan semua melayani Gereja dan Allah! Sebagai putra altar kamu punya prinsip yang jelas dan dididik untuk disiplin serta tepat waktu! Bayangkan, tahap-tahap yang dilewati penuh tantangan dan kita harus melalui latihan yang tidak sebentar! Rasanya seperti masuk akademi militer Gereja deh… hehehehe… tetapi istimewanya, kamu tetap bisa bersenang-senang dan bersukacita di dalamnya (tidak seperti tentara asli yang suka cemberut ya πŸ™‚ )

Barisan tentara elite Gereja… ^^ tentu dengan senyum dan persaudaraan di dalamnya!

3. Siapa yang tidak senang bermain api? Ya! Menjadi putra altar berarti punya kesempatan lebih banyak bermain dengan api – sesuatu yang pasti dilarang oleh orangtuamu bila kau melakukannya di rumah. Di dalam Gereja, para putra altar sangat punya banyak kesempatan: lilin altar, lilin paskah, lilin komuni, bahkan dupa dari wiruk yang berisi arang bernyala plus asapnya yang harum dan sedikit buat pusing… πŸ™‚

Keren ya bila kebagian membawa dupa wiruk… jadi seperti malaikat karena dikelilingi asap harum… Tapi hati-hati, malaikat bajunya tak bisa hangus dan berlubang ya… ^^
Menyerempet bahaya ya? hehehe

Kalau kamu tidak puas dengan lilin dan wiruk kecil normal yang biasa ada di gereja, kamu bisa pergi ke Barcelona, Spanyol dan menjadi misdinar di sana… Frater tidak tahu apakah ada wiruk dupa yang lebih besar dari yang ada di sana… namanya: “Botafumeiro”… Wiruk ini tingginya 2 meter dan perlu sekitar 5-6 orang dewasa untuk menariknya dengan katrol khusus… hahahahaha… bermimpilah menjadi putra altar yang bisa membawa wiruk super “Botafumeiro” ini! hehehehe πŸ™‚

Wakakakaka…. Siapa yang kuat bawa wiruk segede ini?

4. Nah, ini alasan seriusnya! Dengan menjadi putra altar, kamu akan menjadi makin dekat dengan Ekaristi Kudus… dan hidupmu akan menjadi hidup yang terberkati karenanya! Para Putra Altar adalah umat yang paling pertama menyambut Tubuh dandarah Kristus dalam Ekaristi dan ini luar biasa! Kamu juga paling dekat dengan altar pada saat imam mengubah hosti anggur menjadi tubuh dan darah Kristus… Kagumlah! Kamu bahkan bisa bilang: “Demi segala tulang-belulang dinosaurus, ada Allah di depan mataku saat ini!” πŸ™‚ Ini adalah pengalaman luar biasa… saat kamu begitu dekat dengan Allah yang mengasihimu dalam cara yang luar biasa pula!

Bapa Suci Benedictus XVI memberi komuni pada putra Altar
Asyik… paling dekat dengan altar dan paling awal menerima sakramen Maha Kudus! πŸ™‚ makin dekat dengan Tuhan Yesus!

5. Alasan terbaik terakhir adalah: kamu akan mendapat banyak sekali pengetahuan iman yang tidak kamu dapatkan di sekolah, di keluarga atau bahkan di sekolah Minggu-mu dulu… Di Indonesia belakangan ini, pengetahuan orang muda tentang iman Katolik (tentang sakramen, tentang Allah Tritunggal, tentang kebangkitan Yesus dan ajaran-moral) makin memprihatinkan… Frater bahkan pernah bertemu dengan remaja Katolik yang tidak lancar berdoa Bapa Kami dan salam Maria…

Dengan ikut sebagai putra altar, kamu akan mendapat bimbingan lebih dan pengetahuan yang dapat berguna ketika kamu harus menjelaskan soal-soal iman Katolik di depan teman-temanmu yang beragama Islam atau Protestan, misalnya tentang Kehadiran Nyata Kristus dalam sakramen Maha Kudus…

Memang belajar tentang game-console terbaru lebih mengasyikkan, tetapi sekali kamu ikut dan mengetahui pokok iman kita yang mengagumkan bersama kelompok putra altar, kamu akan benar-benar merasa tertarik… Coba saja kalau tidak percaya!

Banggalah menjadi seorang Katolik!
Bersama putra Altar yang lain, kita menimba iman Katolik…

Dan siapa tahu… kelak dari panggilan melayani Altar Tuhan sebagai Misdinar ini kamu juga dipanggil untuk menjadi seorang IMAM alias PASTOR alias ROMO atau HIDUP MEMBIARA sebagai BRUDER dan FRATER!

sekarang putra altar… esok: IMAM ALLAH yang KUDUS!
Advertisements

19 thoughts on “Lima Alasan Terbaik Menjadi Seorang Putra Altar

    1. Hi, Eunike… Salam πŸ™‚
      batasan usia misdinar setahu saya tidak ada. Biasanya batasnya adalah sampai seseorang masuk jenjang pernikahan…
      Hanya saja, misdinar memang umumnya identik dengan anak-anak pasca komuni pertama (4 SD?) sampai usia 25 tahun-an…
      tetapi lebih baik saya cari info resminya dulu ya… nanti saya kabari lagi! πŸ™‚ happy reading ya!

  1. Walopun bkn misdinar tetapi saya bangga juga sbg lektris bisa bersama2 di altar menerima komuni lebih awal sebelum umat *Alasan No.4* πŸ™‚

  2. setuju bgt sm 5 alasannya ter…ditempatku skrg jg byk cewenya daripada misdinar cowo. Aq bersyukur bgt boleh pny kesempatan utk melayani di altar. Bahkan kalo aq mudik msh tugas….hehehe…kangenn c^^

  3. Entah kenapa saya terharu baca posting ini. Nggak pernah menyesal jadi misdinar πŸ™‚
    Klo nggak gara2 itu, mana bisa ngerasain jadi rasul sama jadi Yesus (pasio).. hehehehehehe…
    Oiya, soal misdinar, klo ga salah memang ga ada batasan usia, karena dulu pernah ngikut di gereja yg nggak anak anak kecilnya (gereja kampus), jadi misdinarnya ya mahasiswa semua gitu…-___-“

  4. Thanks ats info nya jdi sya smakin pham tentng misdinr,dn jga sya tlh mnmukn jln untk sya bisa jdi pstor

    1. πŸ™‚ dear Vincent,
      it’s nice to hear from you! dengarkan terus suaraNya dalam hati dan hidupmu!
      pray and laugh a lot! πŸ™‚ doa dan berkat saya sertamu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s